Bocah 8 Tahun Dicabuli Ayah Kandungnya, Rika Parlina Dari Germas PPA Gerak Cepat

Mandau, InfoRohul.Com – Kisah pilu menimpa Bunga (Nama samaran) bocah perempuan berusia 8 tahun asal Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Riau. Bunga diduga menjadi korban kekerasan tidak senonoh yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri. Kasus ini terungkap setelah ibu Bunga, yang berinisial LG, melapor ke Gerakan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak (Germas PPA) pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Menurut laporan, kasus ini bermula dari konflik rumah tangga antara LG dan suaminya yang berujung pengusiran terhadap LG oleh sang suami. Saat itu, Bunga menceritakan kepada ibunya apa yang selama ini dialaminya saat sang ibu sedang bekerja.

Berdasarkan pengakuan Bunga, sang ayah sering memanfaatkan momen ketika ia hanya berdua dengan Bunga di rumah. Sang ayah diduga menyuruh adiknya bermain di luar rumah, lalu melakukan tindakan tidak pantas terhadap Bunga. Perbuatan tersebut dilaporkan sudah berlangsung sejak tahun 2024, dengan kejadian terakhir terjadi pada Jumat, 10 Januari 2025, pukul 10.30 WIB, dan diulang lagi keesokan harinya, Sabtu, 11 Januari 2025.

Dalam kejadian-kejadian tersebut, sang ayah memaksa Bunga melakukan tindakan tidak senonoh dan memintanya untuk merahasiakannya dari ibunya dengan alasan “agar ibu tidak marah.”

Tindakan Cepat Germas PPA
Pada Minggu, 27 Januari 2025, Rika Parlina, Wakil Ketua Umum Germas PPA, datang ke Kota Duri untuk bertemu keluarga Bunga. Saat itu, Bunga ditemukan dalam kondisi demam tinggi, begitu pula kedua adiknya. Ibu korban, LG, mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki uang untuk membawa anak-anaknya berobat.

Melihat kondisi ini, Rika Parlina langsung membawa Bunga ke klinik untuk mendapatkan pengobatan. Germas PPA juga memberikan bantuan berupa obat-obatan dan makanan untuk ketiga anak LG. Saat ini, LG dan anak-anaknya terpaksa menumpang tinggal di rumah temannya karena masih diusir oleh sang suami.

Harapan Akan Keadilan
LG berharap mendapatkan pendampingan hukum dari Germas PPA agar.***(Surya)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *