Audiensi Germas PPA dengan Kabareskrim Polri
Jakarta, 19 Februari 2025 – Gerakan Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak (Germas PPA) menggelar audiensi dengan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H., selaku Ketua Dewan Pengawas Germas PPA, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta pengurus organisasi.
Audiensi yang berlangsung di Markas Besar (Mabes) Polri ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Germas PPA dan Bareskrim Polri dalam perlindungan perempuan dan anak, khususnya dalam menangani berbagai persoalan seperti kekerasan, perundungan (bullying), eksploitasi, perdagangan orang, serta penyalahgunaan narkoba.
Dalam pertemuan tersebut, Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil., didampingi oleh jajaran pejabat tinggi Bareskrim, antara lain:
. Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. – Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri
. Brigjen Pol R. Yoseph Wihastono Yoga Pranoto, S.I.K., M.Hum. – Kepala Biro Pembinaan Operasi (Karobinopsnal) Bareskrim Polri
. KBP Rita Wulandari
. KBP Ganis Setyangingrum
. AKBP Emma Rahmawati
Sementara itu, dari pihak Germas PPA, hadir:
• Ketua Dewan Pengawas: Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H.
• Ketua Dewan Pembina: Brigjen TNI (Purn) Dr. dr. Andreas Andri Lensoen, Sp. BTKV, S.H., M.H.
• Dewan Pengawas: Dr. Tb Boy B. Ariffin, S.H., M.M., M.Sc.
• Ketua Umum: AKBP (P) Tri Hastuti, N.BA
• Wakil Ketua: Rika Parlina
• Sekretaris Jenderal: Muhammad Qodri, S.H.
• Bendahara Umum: Dr. C. Andi Sidomulyo
Apresiasi Bareskrim terhadap Germas PPA
Dalam audiensi ini, Kabareskrim Polri menyampaikan apresiasinya terhadap program-program yang telah dijalankan oleh Germas PPA dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Mereka melihat bahwa peran aktif masyarakat melalui organisasi seperti Germas PPA sangat membantu Polri dalam menangani berbagai kasus yang melibatkan perempuan dan anak.
“Peran Germas PPA dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membantu korban kekerasan sangat penting. Kami di Bareskrim siap berkolaborasi untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di Indonesia,” ujar Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil.
Bareskrim Polri menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah salah satu prioritas utama mereka. Hal ini dibuktikan dengan adanya Direktorat Khusus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di bawah Bareskrim Polri, yang fokus menangani berbagai kasus terkait.
Selain itu, komitmen ini juga diperkuat oleh atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menaruh perhatian besar terhadap isu perempuan dan anak sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Bareskrim Polri menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Germas PPA dalam berbagai bidang, antara lain:
• Penyuluhan dan edukasi masyarakat terkait bahaya kekerasan, bullying, eksploitasi, dan narkoba.
• Pendampingan korban dan keluarga korban agar mendapatkan perlindungan hukum dan psikologis yang layak.
• Pemberdayaan perempuan dan anak sebagai bagian dari strategi pencegahan kejahatan.
• Penguatan sistem pelaporan dan penanganan kasus melalui jalur koordinasi antara Germas PPA dan Polri.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan kasus-kasus yang menyangkut perempuan dan anak dapat ditangani dengan lebih cepat, efektif, dan menyeluruh.
Menutup pertemuan ini, Ketua Dewan Pengawas Germas PPA, Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang luar biasa dari Kabareskrim dan jajarannya. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara Germas PPA dan Bareskrim Polri bukan hanya sebuah kolaborasi jangka pendek, tetapi merupakan sebuah komitmen jangka panjang dalam menciptakan Indonesia yang lebih aman dan bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kesiapan Bareskrim dalam berkolaborasi dengan Germas PPA. Ini adalah langkah besar menuju Indonesia yang lebih baik, di mana perempuan dan anak bisa tumbuh tanpa rasa takut terhadap kekerasan, bullying, atau ancaman narkoba. Ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Ronny Franky Sompie.
Dengan adanya dukungan penuh dari Bareskrim Polri, Germas PPA semakin optimis dalam menjalankan berbagai program perlindungan perempuan dan anak. Ke depan, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum diharapkan dapat mempercepat terciptanya lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera bagi perempuan dan anak di Indonesia.