Rokan hulu- Santri Peswa (Pesantren Sa’ad bin Abi Waqas) diajarkan teknologi digital sejak dini karena dunia yang kita hadapi semakin erat kaitannya dengan kemajuan digital. Generasi saat ini tidak akan bisa terpisahkan dari dunia maya dan perkembangan teknologi yang pesat. Setiap anak di zaman ini akan mengakses internet, dan teknologi digital terus berkembang dengan cepat. Dalam konteks ini, anak-anak yang terampil menguasai teknologi digital tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga bisa memanfaatkannya sebagai peluang untuk berkembang, meraih kemajuan, dan bersaing di berbagai bidang.
Namun, bagi mereka yang tidak mendapatkan bekal pengetahuan teknologi yang cukup, peluang tersebut bisa jadi terlewatkan. Oleh karena itu, Pesantren Sa’ad bin Abi Waqas (Peswa) memandang penting untuk menyiapkan santri dengan ilmu agama dan ilmu teknologi. Dengan bekal ini, santri tidak hanya dibekali dengan dasar-dasar ajaran agama yang kuat, tetapi juga keterampilan digital yang akan sangat relevan dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin berkembang.
Peswa ingin memastikan bahwa santri tidak hanya terampil dalam beribadah, tetapi juga cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk kemajuan pribadi dan sosial. Dunia digital bukan lagi hanya sekadar alat, tetapi juga sarana yang mempermudah akses informasi, komunikasi, dan peluang bisnis yang luas. Santri yang memahami dan menguasai teknologi digital sejak dini akan memiliki lebih banyak peluang untuk berkembang, berinovasi, dan memimpin dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam dunia keagamaan, pendidikan, maupun pekerjaan.
Dengan demikian, pengajaran teknologi di Peswa bukan hanya sekadar memenuhi tuntutan zaman, tetapi juga merupakan investasi masa depan yang akan menyiapkan santri untuk menjadi generasi yang unggul dalam menghadapi tantangan global yang semakin berbasis digital.